Sebagian orang mengira koteka terbuat dari kayu atau tanduk binatang, karena memiliki tekstur bahan yang keras. Padahal koteka terbuat dari labu air yang merupakan tanaman budidaya tertua.
Dilansir pada laman historia.id, koteka berasal dari bahasa suku ‘Mee’, suku yang bermukim di bagian barat Pegunungan Tengah, Papua, termasuk wilayah kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, dan Nabire. Dalam bahasa Mee,bahasa Ekagi, maupunEkari, koteka artinya pakaian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar