Jumat, 27 Agustus 2021

PENGALAMAN BERKULIAH DI UNIVERSITAS VICTORY SORONG

 NAMA          : Oktopianus ukago,

KELAS         :  V ( lima )

FAKULTAS  : Ilmu Komputer

PRODY        : Sistem Informasi 


saya akan menceritakan sebagian pengalaman saya selama berkuliah di Universitas Victory Sorong


 Berawal setelah saya lulus dari SMK N1 Tigi KAB Deiyai


saya memutuskan untuk mengambil Jurusan Teknik Komputer melalui jalur undangan, dan akhirnya keputusan saya untuk masuk Ke Pada Tahun 2019, saya sangat bersyukur bisa masuk perkuliahan Universitas Victory Sorong. Dan saat masuk saya berharap dapat mengikuti matakuliah dengan baik , dan bertatap dengan ibu/bapak dosen yang baik, dan dapat berteman dengan orang yang baik pula.pada saat awal masuk kami menjalani yang namanya Orientasi Mahasiswa(Ospek), berat rasanya menjalani ospek yang setiap harinya harus datang pagi dan pulang malam, namun saya tetap semangat menjalani semua karena motivasi Kaka tingkat yang saya kenal dan atas motivas kedua orangtua, ospek berjalan selama tiga hari yang dipimpin oleh Kaka tingkat  dari sanalah saya mendapat banyak hal yang baik terutama hal yang berkaitan dengan kedisiplinan, setelah menjalani ospek , semua mahasiswa dibagi kelas masing masing, dan saya masuk kekelas 1 A, disitu saya bertemu dengan teman baru, bahkan saya bertemu teman yang pada saat itu sekelas pada saat Ospek (Orientasi Mahasiswa) , saya tidak merasa canggung lagi, pada saat masuk semester satu, kami berkenalan dan belajar dengan dosen, di kuliah ini saya mengalami sistem belajar yang lebih mandiri, sistem belajar yang lebih detail yang berhubungan dengan jurusan komputer, meskipun disemester awal sudah banyak tugas, sehingga pada saat ujian akhir saya mengalami kesulitan untuk menjawab soal, hasil ujian pada semester 1 yang saya dapat tidak begitu memuaskan , karna saya masih merasa kesulitan untuk mengikuti pelajaran , ditingkat semester 2 dan 3 saya bersyukur karena sedikit demi sedikit saya mulai dapat mengikuti pelajaran dengan baik, dan memperoleh IP yang cukup meningkat , hal yang sama saya alami adalah sehingga saya dan teman teman ketinggalan pelajaran, bahkan kesulitan juga untuk mengikuti ujian, semester selanjutnya, tahap belajar semakin sulit, tetapi saya juga merasa senang karena bertemu dengan dosen yang rajin masuk , disini juga hal yang paling sulit ialah banyaknya tugas dan harus memikirkan tempat PKL dan tugas akhir , tetapi saya tidak putus asa untuk terus berjuang untuk tetap semangat, saya terus berharap agar dapat mengikuti peraturan yang ada semasa saya kuliah.



Demikianlah pengalaman saya selama menjalani kuliah ini,yang sampai saat ini sayapun masih berstatus mahasiswa.  Motivasi saya, untuk menjadi sukses tidak dibutuhkan nilai yang bagus, tetapi dibutuhkan ilmu yang dapat dipergunakan kedepannya.


          


              



                  NAMA OKTOPIANUS IKAGO

Rabu, 16 Juni 2021

Pengasilang labu air

 


Sebagian orang mengira koteka terbuat dari kayu atau tanduk binatang, karena memiliki tekstur bahan yang keras. Padahal koteka terbuat dari labu air yang merupakan tanaman budidaya tertua.

Dilansir pada laman historia.id, koteka berasal dari bahasa suku ‘Mee’, suku yang bermukim di bagian barat Pegunungan Tengah, Papua, termasuk wilayah kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, dan Nabire. Dalam bahasa Mee,bahasa Ekagi, maupunEkari, koteka artinya pakaian.


Rabu, 28 April 2021

Labu Air, Tanaman Unik Pembuat Koteka

 Labu Air, Tanaman Unik Pembuat Koteka

28 April 2021 - oleh Oktopianus ukago

Tanaman labu air sebagai bahan pembuat koteka. (Gambar: Greeners)


Siapa yang menyangka jika koteka yang identik sebagai pakaian tradisional beberapa suku di Papua ternyata terbuat dari tanaman labu air (Lagenaria siceraria (Molina) Standl)?


Sebagian orang mengira koteka terbuat dari kayu atau tanduk binatang, karena memiliki tekstur bahan yang keras. Padahal koteka terbuat dari labu air yang merupakan tanaman budidaya tertua.

Dilansir pada laman historia.id, koteka berasal dari bahasa suku ‘Mee’, suku yang bermukim di bagian barat Pegunungan Tengah, Papua, termasuk wilayah kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, dan Nabire. Dalam bahasa Mee,bahasa Ekagi, maupunEkari, koteka artinya pakaian.



Koteka sering terlihat dipakai oleh laki-laki dari Suku Dani (salah satu suku adat di Papua) sebagai penutup alat kelamin. Selain berfungsi sebagai penutup alat kelamin, Koteka juga berfungsi sebagai penanda status sosial, kebanggaan bahkan simbol perlawanan.

Beranjak ke tanaman labu air, tanaman ini diketahui mudah beradaptasi dengan kondisi cuaca, baik di musim penghujan ataupun kemarau. Bagi orang-orang Suku Dani (suku terbesar yang mendiami Baliem, Papua), labu air ini biasa ditanam di lahan pekarangan. Labu ini tidak hanya ditanam sebagai bahan pangan tapi juga dijadikan alat rumah tangga.

Labu air tumbuh menjalar, merambat, memiliki batang yang kuat, penampangnya berlekuk dan sulur-sulurnya biasanya spiral. Bagian daunnya mempunyai tangkai panjang 5 – 30 cm, lebarnya 10- 30 cm, helai daunnya berbentuk oval dengan pangkalnya menyerupai jantung. Tepi daun bergerigi dan permukaan bawahnya berbulu putih halus. Merupakan bunga betina, labu air memiliki bunga bertangkai pendek dan bertekstur kuat.

Buah labu air sendiri termasuk ke dalam varietas labu bertekstur keras. Adapun buahnya bervariasi, mulai dari membulat hingga lonjong memanjang (panjangnya 10 – 100 cm). Buah labu air yang muda biasanya dijadikan olahan sayur. Sedangkan untuk buah tuanya selain untuk dibuat koteka, dapat dibuat menjadi wadah air, tabung ataupun kantung hias. Tiap tanaman bisa menghasilkan 10 – 15 buah atau lebih.

Tanaman labu air mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Dikutip dari Jurnal Akademika Kimia (2017), daun dan buah labu air mengandung saponin dan polifenol. Rebusan atau jus labu air dapat digunakan sebagai obat anti muntah dan sakit kepala, selain itu juga dapat mengatasi kegundulan.

Dari tulisan di laman historia.id, dalam membuat koteka, diperhitungkan sejak masa tanam labu. Setelah beberapa bulan labu yang siap panen dipetik lalu dikeringkan di perapian. Proses pengeringannya sekitar 1 sampai 2 minggu. Biasanya pengerjaannya dibuat untuk lebih dari satu koteka.

Cara mengeluarkan isi didalam labu air

Setelah labu kering, kemudian isi labu dikeluarkan hingga tersisa kulit labu yang keras. Buah labu yang telah dibersihkan kembali dikeringkan di perapian, dan setelah itu siap untuk dipasangkan. Setelah terpasang, koteka menyatu dengan pemiliknya dan tidak akan diganti sampai rusak. Agar tak jatuh saat dikenakan, koteka diikatkan tali halus yang melingkari pinggang

Pembentukan labu juga memiliki makna dan tujuan tersendiri. Bagi lingkungan masyarakat adat/Suku Dani, bentuk koteka menandakan kelas sosial pemakainya. Koteka yang berbentuk melengkung hanya dikenakan orang-orang yang punya pengaruh dalam masyarakat..


Dikutip dari historia.id, untuk koteka yang ujungnya melengkung ke depan (kolo) disandang oleh Ap Kain atau pemimpin konfederasi (pemimpin klan). Sedangkan golongan menengah mengenakan koteka yang ujungnya melengkung ke samping (haliag). Golongan menengah ini di antaranya adalah Ap Menteg (panglima perang) dan Ap Ubalik (tabib dan pemimpin adat). Untuk bentuk koteka yang tegak lurus boleh digunakan masyarakat biasa.

 


Supaya mendapatkan bentuk koteka yang lurus maka labu diikat dengan batu. Apabila ingin mendapatkan koteka yang melengkung maka sebelum panen batu yang diikat menggantung tersebut dilepas


Untuk menambah kesan gagah dan menambah daya tarik bagi lawan jenis, ujung koteka biasanya dipasang jambul yang terbuat dari bulu ayam atau burung. Bagi anak-anak yang telah berusia lima tahun juga mulai diperkenankan memakai koteka. Selain menjadi alat penutup kelamin dan simbol kebanggaan, koteka juga menjadi salah satu cenderamata yang dapat dibeli jika berkunjung ke Papua.

     Jemur di Api supaya Koteka nya Keras
                           (Gambar Diatas) 


                              Sesudah Jemur 
                       Seperti Gambar Diatas




PENGALAMAN BERKULIAH DI UNIVERSITAS VICTORY SORONG

 NAMA          : Oktopianus ukago, KELAS         :  V ( lima ) FAKULTAS  : Ilmu Komputer PRODY        : Sistem Informasi  saya akan mencerit...